Jenazah Dibonceng; Masyarakat Desa Oluno Berterimakasih Atas Respon Bupati Bangkep

Avatar
Foto:Perwakilan Masyarakat desa Oluno berkunjung diruang kerja bupati, guna mengklarifikasi terkait jenazah masyarakat desa oluno yang dipulangkan kerumah duka dengan cara dibonceng menggunakan roda dua (ojek) yang sempat viral di sosial media. Selasa (26/04)

Rabu 27/04/22

BangkepNews com. BANGKEP–
Kejadian seorang masyarakat desa oluno kecamatan Bulagi yang meninggal dunia di puskesmas bulagi, dan jenazahnya dipulangkan dengan cara dibonceng menggunakan ojek.

Pemulangan jenazah almarhum atas permintaan keluarga, pada saat Pemulangan jenazah bertepatan mobil ambulance dalam kondisi rusak dan sementara perbaikan. Kemudian almarhum atas permintaan keluarga, Keluarga membawa jenazah dengan cara dibonceng, padahal pihak puskesmas sementara berusaha meminjam mobil di puskesmas tetangga.

Jenazah pasien puskesmas bulagi kecamatan Bulagi yang viral di sosial media pada salah satu akun FB Basalak Bangkep, jenazah warga desa oluno yang diantar dengan cara dibonceng menggunakan motor ojek menjadi perbincangan serius dikalangan pengguna sosial media.

Dengan adanya persoalan ini, kapus dan camat Bulagi mendapatkan teguran keras oleh Bupati Bangkep H.Rais.D.Adam.

BACA JUGA:  Susun Desain Pemilu di Masa Pandemi Jadi Fokus Calon Anggota KPU

Saat dihubungi via telepon genggamnya Rabu (27/04) kata dia, saya sudah memanggil kapus dan camat Bulagi,” ucapnya.

Harapannya, Setiap persoalan yang terjadi di wilayah kerjanya, ia berharap kepada seluruh camat agar cepat mengambil sikap sebelum menimbulkan masalah, apalagi persoalan kemanusiaan, perlu diketahui, camat adalah perpanjangan tangan bupati dalam menjalankan tugas diwilayah kecamatan. Bupati Bangkep H.Rais D.Adam berharap, agar tidak terjadi lagi hal yang serupa apapun bentuk kasusnya.

Viralnya kasus jenazah yang dipulangkan kerumah duka dengan cara di ojek, kades desa oluno kecamatan Bulagi, menanggapi persoalan yang menjadi perbincangan di sosial media.

” Saya bertanggung jawab atas warga saya, kata dia, olehnya itu, sebelum keputusan ini kami ambil saya sudah melaporkan pada pihak Polsek Bulagi dengan maksud agar tidak ada tendensi negatif dari pihak lain, ini semata demi mempercepat pemulangan jenazah”, terang kades oluno.

BACA JUGA:  Pembagian Penyaluran Dana Desa ke Tiga Bank Masih Dalam Wacana Pemda Bangkep

Hanya berselang sehari Sejumlah perwakilan masyarakat desa oluno datang menemui Bupati Bangkep diruang kerjanya, Selasa (26/04) guna menjelaskan kronologis kejadian yang sebenarnya, dan sekaligus mewakili masyarakat Desa Oluno, mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada bupati Banggai Kepulauan atas respon bupati dengan kejadian ini.

Beberapa warga yang mewakili keluarga almarhum dan masyarakat desa Oluno, memohon maaf jika ada pihak – pihak yang merasa tidak nyaman dengan pemberitaan ini, ini menjadi momentum untuk sama – sama memberi masukan agar tata kelola kesehatan di Banggai Kepulauan menjadi lebih baik.

“Bupati Bangkep H.Rais.D.Adam sangat menghargai kedatangan perwakilan dari masyarakat desa oluno kecamatan Bulagi. Apa yang disampaikan oleh perwakilan dari masyarakat oluno, kata bupati, itu akan dijadikannya langkah untuk menindaklanjuti demi meluruskan dan memperbaiki itu semua, harapannya, semoga saja ini adalah kejadian pertama dan yang terakhir kalinya, semoga kedepan tidak adalagi kejadian yang serupa,” tutup bupati Bangkep. (Ar)

BACA JUGA:  Rp 24 Milliar, Pemda Bangkep Realisasikan Untuk Musrembang Kecamatan Tahun Anggaran 2024
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *