DAERAH  

Pj.Bupati Ihsan Basir Membuka Sosialisasi Rumah Ibadah Ramah Anak di Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2023

Avatar

BangkepNews.com, BANGKEP– Pj. Bupati Ihsan Basir.SH.LL.M secara resmi membuka acara Sosialisasi Rumah Ibadah Ramah Anak Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2023, yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bupati. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bangkep dengan tujuan memberikan pemahaman dan advokasi kepada pengurus rumah ibadah serta pemangku kepentingan dalam pembentukan dan pengembangan Rumah Ibadah Ramah Anak guna mewujudkan Kabupaten Layak Anak.

Dalam sambutannya, Ihsan Basir menyampaikan tekad Kabupaten Banggai Kepulauan untuk menjadikan semua rumah ibadah sebagai tempat yang ramah untuk anak-anak. Ia mengungkapkan bahwa dua tempat ibadah telah menjadi percontohan, yaitu gereja dan masjid yang ramah anak.

BACA JUGA:  Pj Bupati Konfirmasi Gangguan Distribusi Air, Tindakan Darurat Dialihkan ke Rumah Sakit dan Saiyong

“Kita berharap semua masjid dan gereja menjadi ramah anak sehingga tempat ibadah bukan hanya untuk sholat dan beribadah, tetapi juga menjadi tempat bermain anak-anak dan mendukung perkembangan mereka,” ujar Bupati.

Ihsan Basir juga menyoroti pentingnya melibatkan anak-anak dalam pengelolaan masjid ramah anak. “Biarkan anak-anak terlibat dalam keputusan dan perencanaan, seperti dalam musrenbang, baik dari tingkat desa hingga kabupaten. Anak-anak harus memiliki peran dalam merencanakan pembangunan di Banggai Kepulauan ini,” tambahnya.

BACA JUGA:  Pj.Bupati Bangkep Kunjungi Langsung Masyarakat Desa Alul yang Terdampak Krisis Air Bersih

Selain itu, Bupati mendorong partisipasi orang tua dalam kegiatan ini. “Program saya, Malane Mola, bertujuan untuk mendekatkan orang tua, terutama ayah, dengan anak-anak mereka. Saya berharap orang tua akan aktif ketika mengantar anak-anak mereka untuk mengaji atau di sekolah minggu, serta berpartisipasi dalam menceritakan cerita-cerita anak kepada mereka, karena anak-anak senang mendengar dongeng. Orang tua harus terlibat secara aktif,” tegas Bupati.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas P3AP2KB, Kepala Kantor Kementerian Agama, pengurus rumah ibadah, Forum Anak Daerah, serta berbagai undangan lainnya.(Ry.Kominfo)

BACA JUGA:  Gudang Panjang; Warisan Kolonial Perlu di Pertanyakan Keabsahan Kepemilikannya. Kok Bisa jadi milik Pribadi?
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *