BangkepNews.com. BALUT – Seorang pasien ibu hamil atas nama Ani Kulapu, warga Desa Bone-Bone, Kecamatan Bangkurung, mengalami kondisi darurat akibat ketuban pecah sebelum waktunya pada Minggu malam (13/07). Ani harus segera dirujuk dari Puskesmas Bangkurung ke RS Banggai untuk mendapatkan penanganan medis guna menyelamatkan nyawa bayi dan ibunya.
Permintaan bantuan biaya transportasi darurat disampaikan langsung oleh Ses Desa Bone-Bone, Sinta Tololang, kepada Ketua DPRD Banggai Laut, Patwan Kuba, melalui pesan WhatsApp pada malam itu. Dalam pesannya, Sinta menjelaskan bahwa Ani berasal dari keluarga kurang mampu dan tidak memiliki keluarga yang mendampingi untuk proses rujukan.
“Assalamualaikum pak ketua, Mohon maaf pak ketua sudah menganggu, ini mungkin bisa dibantu ada pasien ibu hamil orang Bone-Bone atas nama Ani Kulapu, sudah emergency butuh dirujuk ke RS Banggai karena ketuban pecah, sebenarnya belum saatnya mau melahirkan. Hanya terkendala biaya transportasi ke Banggai. Pasien tidak ada keluarga, pasien termasuk keluarga tidak mampu. Dan harus dirujuk ini malam. Kalau mau tunggu besok takutnya bayinya meninggal dan mungkin akan berpengaruh ke ibunya,” tulis Sinta dalam pesannya.
Saat dikonfirmasi, Ketua DPRD Banggai Laut Patwan Kuba membenarkan adanya permintaan tersebut dan langsung memerintahkan agar pasien segera dirujuk ke RS Banggai.
“Benar, pada malam itu saya mendapatkan pesan WhatsApp dari Ses Bone-Bone. Saya perintahkan untuk segera dirujuk ke Rumah Sakit Banggai, dan terkait biaya, saya yang akan bertanggung jawab. Yang penting pasien dapat diselamatkan,” tegas Patwan Kuba saat dihubungi media ini via telepon, Minggu malam (13/07/25).
“Desa pasien ada di kepulauan desa jauh dari kabupaten, dan di rujuk mengunakan bodi desa kalupapi perjalanan 2 jam menuju kabupaten.” Jelasnya
Diketahui, kondisi Ani Kulapu memerlukan penanganan medis segera untuk menghindari risiko fatal bagi bayi maupun sang ibu, sehingga rujukan darurat ini menjadi langkah cepat yang tepat. Bantuan Ketua DPRD Banggai Laut ini diapresiasi oleh pihak keluarga dan masyarakat karena telah membantu masyarakat kurang mampu dalam kondisi darurat.(*/Ar)







