BangkepNews.com.Bobu – Penjabat (PJ) Kepala Desa Bobu Haerudin memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebutkan kantor desa dalam keadaan tertutup pada pukul 09.30 pagi. Klarifikasi disampaikan langsung oleh PJ Kades melalui sambungan telepon WhatsApp kepada media ini.
Menurut PJ Kades, sejumlah perangkat desa pada saat itu sedang melakukan survei lapangan terkait rencana pembangunan jalan usaha tani. Sementara itu, seorang operator desa sebenarnya sudah disiagakan untuk tetap berada di kantor. Namun, operator tersebut terpaksa pulang lebih awal karena mengalami sakit gigi.
“Kantor desa sebenarnya sudah dibuka tadi pagi, tapi karena pak Sekdes dan beberapa perangkat desa lainnya turun lapangan untuk survei jalan tani, dan teman perangkat desa yang lain yang seharusnya menjaga kantor juga harus mendampingi kegiatan posyandu, maka kantor sempat ditutup untuk sementara,” jelas PJ Kades.
Penutupan sementara kantor desa, lanjutnya, dilakukan sebagai langkah pengamanan terhadap aset-aset penting yang ada di dalam kantor.
Dikonfirmasi secara terpisah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) yang telah berkoordinasi dengan pihak Pemdes Bobu membenarkan bahwa kondisi tersebut bersifat sementara dan saat ini kantor desa telah kembali dibuka untuk pelayanan masyarakat.
Dengan demikian, PJ Kades berharap masyarakat dapat memahami situasi yang terjadi dan tetap mendukung program-program pembangunan yang sedang berjalan di Desa Bobu.(*/Ar)













