Ruas Jalan Montop Bakalinga Nyaris Putus

Avatar
  • Selasa 21/06/22
  • Editor: Arman.londomi

BangkepNews.com. BANGKEP– Ruas jalan Montop Bakalinga dibeberapa titik terlihat nyaris putus. Abrasi pantai yang diakibatkan oleh Gelombang laut serta adanya penambangan pasir yang mengakibatkan ruas jalan tersebut terancam putus.

Dampak gelombang laut dan penambangan pasir yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat perlu menjadi perhatian pemerintah Desa dan pemerintah Daerah.

Masyarakat setempat yang tidak mau disebutkan namanya, ” Kami sangat berharap agar pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera memperhatikan persoalan ancaman abrasi pantai sebelum semakin parah,” ucapnya

Abrasi pantai di ruas jalan Montop-Bakalinga terlihat semakin parah bahkan berdampak pada ancaman terputusnya ruas jalan tersebut apabila persoalan ini terus dibiarkan.

Dari laporan masyarakat via telepon genggamnya, Sabtu (19/06). ” Ruas jalan Montop Bakalinga saat ini perlu ditangani secara serius, bukan saja perbaikan ataupun peningkatan ruas jalan tersebut tetapi masalah abrasi pantai yang sudah semakin parah, disebabkan oleh jebolnya tanggul akibat hantaman gelombang dan parahnya lagi penambangan pasir yang dilakukan oleh masyarakat tanpa memperhatikan dampak yang akan terjadi,” tuturnya.

BACA JUGA:  Pelaksanaan Muscab ASKAB Dinilai Tidak Demokratis

Parahnya lagi, di ruas jalan Desa Montop menuju Desa Bolubung dan Mandok bahkan sudah sangat parah. Bahkan ada sebagian ruas jalan nyaris hilang akibat air pasang, dan tanggul penahan gelombang sebagian sudah jebbol.

saat melintas di ruas jalan tersebut, kata dia, “Jalan ini kalau tidak segera diperbaiki pasti akan habis semuanya karena air laut sudah sampai kebagian jalan, apa lagi kalau memasuki musim angin Utara pasti akan lebih parah lagi,” ujarnya.

BACA JUGA:  1 Unit Rumah Warga Desa Binuntuli Kec.Liang Hangus Terbakar Dilalap sijago Merah

Menurut informasi beberapa masyarakat, bahwa selain penambangan pasir yang dilakukan masyarakat, juga tidak adanya tumbuhan mangrove yang tumbuh di pesisir pantai yang dapat menahan gelombang laut.

Kalak BPBD Saprin K Piter saat di hubungi via telepon, kata dia, ia sangat berterimakasih kepada media yang telah membantu menyampaikan setiap persoalan terkait kebencanaan yang terjadi diwilayah kerjanya.

Terkait ancaman terputusnya ruas jalan montop bolubung dan mandok, ” kami dari BPBD belum menerima laporan terkait persoalan ini, dan dia mengatakan bahwa surat himbauan terkait waspada dini ancaman air pasang dan gelombang besar baru ditandatangani Plh bupati dan besok sudah akan disebarkan diseluruh kecamatan,” ucapnya.

BACA JUGA:  Masyarakat Keluhkan Listrik Padam di Bulan Puasa

“Untuk ruas jalan montop bolubung dan mandok kecamatan Bulagi Utara masuk dalam usulan proposal dana Rehab Rekonstruksi ke BNPB, berupa tanggul pantai dan itu menjadi prioritas usulan kami,” tandas Kalak BPBD Saprin K.Pitter.(Ar).

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *