
BangkepNews.com. BANGKEP — Dihari ke 3 Badan Gizi Nasional (BGN) pusat didampingi Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda), Ketua DPRD, Direktur RSUD Trikora, Kapolres Banggai Kepulauan, serta Danramil 1308, melakukan kunjungan ke RSUD Trikora Salakan untuk menjenguk para siswa-siswi yang menjadi korban keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (19/9). Kunjungan ini dilakukan di bawah pengawalan ketat aparat TNI dan Polri.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kondisi terkini para pasien serta mengevaluasi kelayakan dapur umum yang menjadi tempat pengolahan MBG. Tim Badan Gizi Nasional meninjau langsung ruang perawatan di RSUD Trikora dan dapur umum yang berlokasi di Kelurahan Salakan.
Direktur RSUD Trikora, dr. Feldy, turut mendampingi rombongan dan berdialog langsung dengan beberapa pasien guna mengetahui gejala yang masih dirasakan. Ia memastikan bahwa seluruh pasien telah mendapatkan penanganan medis yang memadai.
Selain itu, Tim Badan Gizi Nasional juga memberikan dukungan moril kepada keluarga pasien dan memastikan bahwa pelayanan di RSUD Trikora berjalan sesuai standar. Usai peninjauan, rombongan melakukan pertemuan di ruang rapat RSUD Trikora.
Seusai pertemuan, Tim Badan Gizi Nasional langsung menuju dapur umum yang menjadi lokasi pengolahan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis ( MBG ). Pemeriksaan dilakukan untuk menjadi bahan laporan pada pemerintah pusat sebagai bahan evaluasi menyeluruh.
Menurut Badan Bizi Nasional, kejadian keracunan MBG ada juga yang terjadi di berbagai daerah,namun berbeda dengan keracunan MBG di Banggai Kepulauan yang memiliki gejala kejang – kejang bahkan sampai ada yang di rawat diruang ICU.
Badan Gizi Nasional menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses investigasi penyebab pasti keracunan serta melakukan evaluasi mendalam guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(*/Ar)







