Kontroversi SPBU Peling Tengah: Kajian Belum Rampung, Peletakan Batu Pertama Sudah Dilakukan

Avatar
Oplus_131072

BangkepNews.com.BANGKEP–Polemik rencana pembangunan SPBU Kompak di Peling Tengah kian menguat. Rekomendasi DPRD terkait proyek yang berada di titik rawan itu belum tuntas dibahas pemerintah daerah dengan alasan masih menunggu kajian teknis dari instansi terkait.

Wakil Bupati Serfi Kambey saat dihubungi di kediamannya oleh ketua LSM Merah putih Habib Muhammad, “Wakil bupati masih berkoordinasi dengan bupati untuk memastikan tindak lanjut atas rekomendasi DPRD yang lahir dari rapat dengar pendapat (RDP).” Ucap Habib Muhammad

Di tengah belum rampungnya kajian peninjauan kembali terkait penerbitan ijin yang terkesan ada masalah di lokasi titik rencana pembangunan SPBU peling tengah.Namun pihak pengelola justru tetap melanjutkan langkah pembangunan. Peletakan batu pertama bahkan telah dilakukan di lokasi proyek, dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan aparat, termasuk Camat Peling Tengah, Danramil, Kapolsek, serta Kepala Desa Patukuki dan beberapa masyarakat setempat

Foto: Peta Risiko Longsor 

Langkah ini memicu kekhawatiran Ketua LSM Merah Putih Banggai Kepulauan. Berdasarkan data yang dihimpun media ini pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), lokasi tersebut masuk dalam peta kawasan rawan longsor kategori tinggi. Risiko semakin besar karena ruas jalan di depan lokasi juga dikenal rawan kecelakaan, ditambah adanya aliran mata air yang kerap memicu patahan jalan serta berdekatan dengan tempat wisata liang bola.

Ketua LSM Merah Putih, Habib Muhammad mendesak pemerintah daerah segera mengambil sikap tegas. Ia meminta evaluasi menyeluruh kepada dinas terkait untuk dilakukan kajian mendalam sebelum proyek dilanjutkan. Menurutnya, aspek keselamatan dan kelayakan lokasi harus menjadi prioritas utama guna mencegah potensi bencana di kemudian hari.(*/Ar)

*Bersambung*

banner 728x250