Khawatir Bencana Longsor, Sejumlah Warga Patukuki Minta Lokasi Pembangunan SPBU di Dipindahkan

Avatar
Oplus_131072

BangkepNews.com.BANGKEP— Sebagian besar warga Desa Patukuki, Kecamatan Peling Tengah, Kabupaten Banggai Kepulauan, meminta agar lokasi pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dipindahkan ke tempat lain di wilayah desa patukuki. Warga menilai lokasi yang direncanakan saat ini rawan longsor karena diduga memiliki struktur tanah labil akibat adanya aliran sungai bawah tanah.

Permintaan itu mencuat saat Ketua LSM Merah Putih, Habib Muhammad bersama media ini turun melakukan investigasi lapangan di Desa Patukuki pada Senin (11/5/2026). Dalam wawancara dengan sejumlah warga, mayoritas masyarakat menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap keamanan lokasi pembangunan SPBU dititik tersebut.

Menurut sejumlah warga setempat, kondisi tanah di area yang direncanakan untuk pembangunan SPBU dinilai tidak stabil. Mereka mengaku khawatir keberadaan bangunan di lokasi tersebut dapat memicu longsor yang membahayakan masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas.

“Tanah di lokasi itu labil karena ada aliran sungai bawah tanah. Kami khawatir jika tetap dibangun di situ akan berisiko longsor, Padahal sepengetahuan kami sebelumnya, pembangunan dibangun di lokasi milik ko Yeri yang berada ditengah pemukiman, kenapa dia bangun di atas, ” ujar sejumlah warga patukuki.

Disisi lain,warga yang mendukung pembangunan SPBU di lokasi tersebut saat diwawancarai media ini, juga mengakui adanya aliran sungai bawah tanah di area itu. Mereka menyebut kondisi tersebut diduga menyebabkan terjadinya penurunan tanah pada badan jalan di depan lokasi rencana pembangunan sehingga memicu patahan jalan.

Tidak hanya meminta pendapat warga Desa Patukuki, Ketua LSM Merah Putih bersama media ini juga menghimpun tanggapan masyarakat dari luar desa yang kerap melintasi kawasan tersebut. Sejumlah warga menilai area itu cukup berbahaya dan memiliki risiko longsor yang tinggi apabila tetap digunakan sebagai lokasi pembangunan SPBU.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tindak lanjut maupun hasil kajian teknis terhadap kondisi tanah di lokasi rencana pembangunan SPBU tersebut.(*/Ar)

*Bersambung*

banner 728x250