BangkepNews.com. BANGKEP– Sekretaris Daerah, Muh. Aris Susanto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat dan perangkat desa atas partisipasi aktif dalam pelaksanaan Lomba Desa Luk Panenteng. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kemajuan suatu daerah berawal dari kemandirian desa.
Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa lomba desa bukan sekadar ajang kompetisi untuk menentukan pemenang. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana evaluasi terhadap tata kelola pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, serta inovasi dalam mengembangkan potensi lokal.
“Lomba ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita bersama-sama mengevaluasi dan memperbaiki berbagai aspek pembangunan desa,” ujarnya.
Perjalanan kegiatan kemudian dilanjutkan ke Desa Labibi, Kecamatan Peling Tengah. Di lokasi tersebut, Sekda kembali menemukan semangat yang sama dari masyarakat dalam mendukung kemajuan desa.
Melalui momentum lomba desa ini, ia berharap Desa Labibi terus menggali dan mengembangkan potensi unik yang dimiliki agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. “Desa yang kuat adalah fondasi utama bagi terwujudnya Banggai Kepulauan yang sejahtera,” jelasnya.
Di sela-sela agenda tersebut, Muh. Aris Susanto juga berkesempatan menghadiri peletakan batu pertama pembangunan mushola di Desa Labibi. Ia mengaku bersyukur dan bangga dapat turut serta dalam momen penting tersebut.
Menurutnya, pembangunan sarana ibadah ini tidak hanya menjadi investasi akhirat, tetapi juga simbol kekuatan iman masyarakat. Ia berharap mushola tersebut nantinya tidak hanya berdiri kokoh secara fisik, melainkan juga menjadi pusat kegiatan positif, tempat tumbuhnya nilai-nilai kebaikan, serta mempererat persaudaraan antarwarga.
Sebagai penutup, Sekda menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Bulagi Utara dan Peling Tengah atas sambutan hangat yang diberikan selama rangkaian kegiatan berlangsung. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerja keras dan bergotong royong dalam membangun daerah dengan penuh keikhlasan dan semangat.
“Bersama, kita wujudkan Banggai Kepulauan yang mandiri, bermartabat, dan religius,” tutupnya.













