Kabut Asap Selimuti Bangkep akibat Karhutla, Pemda Bangkep Bagikan Masker Gratis ke Warga

oplus_0

BangkepNews.com BANGKEP — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Kesehatan membagikan masker secara gratis kepada para pengguna jalan di Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah. Langkah tanggap darurat ini diambil guna meminimalkan risiko gangguan kesehatan masyarakat akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian memburuk.

​Langkah tersebut sekaligus menindaklanjuti Surat Imbauan Penggunaan Masker yang dikeluarkan Gubernur Sulawesi Tengah menyusul penurunan kualitas udara di sejumlah wilayah.

​Berdasarkan data pemantauan kualitas udara, Indeks Kualitas Udara (AQI) di Kabupaten Banggai Kepulauan sempat menembus angka 182 yang masuk dalam kategori Sangat Tidak Sehat. Lonjakan polusi udara ini dipicu oleh paparan asap karhutla yang muncul di sejumlah titik akibat kemarau panjang yang melanda Banggai Kepulauan.

​Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan Dr. James Pinontoan menyampaikan, aksi pembagian masker secara langsung ini merupakan tindak lanjut konkret dari koordinasi tingkat daerah.

​”Kegiatan pembagian masker ini menindaklanjuti hasil rapat bersama Pemerintah Daerah dalam rangka menindaklanjuti surat imbauan Gubernur Sulawesi Tengah,” ujar James saat ditemui di lokasi pembagian masker di depan Pasar Salakan.

​Selain membagikan masker di titik-titik keramaian, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga secara resmi menerbitkan surat imbauan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap. Pihak dinas kesehatan memberi perhatian khusus pada kelompok rentan seperti ibu hamil, anak-anak, serta lansia agar senantiasa menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

​”Sehubungan dengan kondisi ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Kesehatan mengeluarkan surat imbauan kewaspadaan dampak kabut asap akibat karhutla. Kami mengimbau masyarakat, khususnya ibu hamil dan anak-anak, agar selalu menggunakan masker,” tutur James menegaskan.

​Pemerintah daerah mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala gangguan pernapasan.(*/Ar)

Penulis; Arman.Londomi

banner 728x250