
BangkepNews.com, Salakan — Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai Kepulauan, Din Lamasada, turun langsung memantau proses penarikan retribusi kendaraan di pintu keluar-masuk Pasar Salakan. Rabu (18/03/26). Meski baru sekitar tiga bulan menjabat sebagai kepala Dinas Perhubungan, alumni Fakultas Hukum Universitas Tadulako angkatan 1997 itu menunjukkan komitmennya dengan terlibat langsung dalam kegiatan di lapangan, bahkan ikut melakukan penarikan karcis retribusi.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan transparansi sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perhubungan.
Dalam keterangannya, Din Lamasada menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong peningkatan kontribusi sektor perhubungan terhadap pendapatan daerah, khususnya melalui penarikan retribusi kendaraan di kawasan Pasar Salakan. Ia juga menginstruksikan petugas untuk merobek karcis sebagai bentuk pengendalian serta pencatatan jumlah kendaraan yang keluar-masuk. Selain itu, para pengendara diimbau agar selalu meminta karcis sesuai dengan pembayaran yang dilakukan.

“Penarikan retribusi ini diharapkan dapat berjalan lebih tertib dan maksimal, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan pendapatan daerah,” ujarnya.
Selain fokus pada optimalisasi retribusi, Dinas Perhubungan juga berupaya meningkatkan konektivitas transportasi laut. Din Lamasada mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan pengadaan kapal penyeberangan dengan rute Salakan–Bulungkobit, Bungin, Motop, hingga Pelabuhan Bolo di Kecamatan Lamala, Kabupaten Banggai.
Tak hanya itu, ia juga mengusulkan agar kapal perintis maupun program tol laut dapat singgah di Pelabuhan Leme-Leme dan Pelabuhan Salakan guna memperlancar distribusi barang serta mobilitas masyarakat.
Di sisi lain, peningkatan sarana dan prasarana terus dilakukan. Dinas Perhubungan telah memperbaiki sejumlah lampu penerangan di beberapa pelabuhan, di antaranya Pelabuhan Boniton di Kecamatan Tinangkung Selatan serta Pelabuhan Sambulangan di Kecamatan Bulagi Utara.
Berbagai upaya tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas transportasi sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jasa pelabuhan. (*/Ar)













