Pemkab Bangkep Gelar Festival Literasi 2025: Dorong Generasi Melek Informasi dan Kreatif

Avatar

BangkepNews.com. BANGKEP– Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan resmi menggelar Festival Literasi Tahun 2025, sebuah agenda budaya dan edukatif yang berlangsung meriah di Taman Kota Salakan, Selasa sore (30/9). Festival ini mengusung tema “Literasi untuk Generasi Cerdas yang Kreatif dan Sejahtera” dan menjadi bagian penting dari program penguatan literasi daerah.

Acara pembukaan dimulai tepat pukul 16.08 WITA, diawali dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan pembacaan doa oleh Sualdi Ali, S.Pd., M.Pd. Festival ini merupakan implementasi dari program literasi berbasis Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik dari pemerintah pusat.

Kegiatan ini turut dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya Pj. Sekretaris Daerah Suripto Nurdin, S.Sos, Asisten I Setda Bangkep Iswan Saleh, S.Sos, Kepala Dinas Perpustakaan Ramlin Hamid, S.Pd., M.A.P, perwakilan TNI dan Polri, serta para kepala OPD, camat se-Bangkep, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

BACA JUGA:  Sat Reskrim Polres Bangkep Intensifkan Pengawasan Harga Sembako di Pasar Salakan

Dalam sambutannya, Ramlin Hamid menyatakan bahwa festival ini merupakan kelanjutan dari serangkaian kegiatan literasi sebelumnya, termasuk bimbingan teknis penulisan, bedah buku, dan pendataan naskah kuno lokal. Ia juga menekankan bahwa perpustakaan kini tidak lagi hanya menjadi tempat membaca, tetapi sudah bertransformasi menjadi ruang kreatif yang inklusif.

“Kami ingin literasi menjadi gerakan bersama, dari desa hingga kota, dari anak-anak hingga orang tua. Ini bukan hanya soal membaca, tetapi tentang menciptakan pemikiran kritis dan inovatif di masyarakat,” ujar Ramlin.

Festival Literasi 2025 dimeriahkan oleh berbagai agenda menarik. Mulai dari lomba bertutur untuk siswa SD dan SMP, lomba tradisional, hingga pameran karya literasi yang menampilkan buku, puisi, komik, dan video pendek hasil kreasi masyarakat dari berbagai desa.

Ada pula dua sesi gelar wicara yang membedah pentingnya literasi dari berbagai perspektif. Sesi pertama bertajuk “Aksi Buku ke Literasi” dipandu oleh organisasi perempuan, dan sesi kedua bertema “Literasi Sejarah Daerah” bersama tokoh adat dan tokoh masyarakat.

BACA JUGA:  Bupati Banggai Kepulauan Hadiri Sarasehan Kebangsaan Bersama Presiden Prabowo di Gedung MPR-RI

Yang menarik, festival ini juga menghadirkan karya dari program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) dari 9 desa di 9 kecamatan, memperlihatkan bagaimana literasi telah menyentuh akar kehidupan masyarakat desa.

Mewakili Bupati Banggai Kepulauan, Pj. Sekda Suripto Nurdin memberikan apresiasi atas terselenggaranya festival ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca dan menulis, melainkan pemahaman yang luas terhadap informasi, teknologi, budaya, hingga sains.

“Kita ingin membentuk generasi yang cakap digital, bijak finansial, dan peka terhadap budaya serta lingkungan. Literasi adalah bekal utama untuk menghadapi masa depan,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, sekaligus mendorong anak-anak untuk mencintai buku sejak usia dini.

Rangkaian acara pembukaan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Seluruh kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, hangat, dan penuh semangat dari peserta yang datang dari berbagai penjuru wilayah.

BACA JUGA:  Dinas PMD Banggai Kepulauan Siap Tampil di Pemdeskel Award 2026 Tingkat Nasional

Festival Literasi 2025 ini diharapkan menjadi momentum penting dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan di Banggai Kepulauan, sekaligus menjadi panggung bagi lahirnya generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing tinggi.(*/Ar)

Sumber: ( IKP -Kominfo )

 

banner 728x250