Dana Sudah Habis, Bangunan Tak Berfungsi: Warga Tatakalai Pertanyakan Proyek Desa

Avatar
Oplus_131072

BangkepNews.com.BANGKEP— Masyarakat Desa Tatakalai kecamatan Tinangkung Utara mengeluhkan sejumlah bangunan desa yang hingga kini belum dapat dimanfaatkan, meskipun telah dibangun sejak beberapa tahun lalu. Bangunan tersebut meliputi Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU), Gedung Perpustakaan Desa, serta satu unit bak air desa.

Gedung BPU Desa Tatakalai yang mulai dibangun pada tahun 2019 sampai sekarang belum dapat difungsikan. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Desa Tatakalai saat ditemui di Kantor Desa Tatakalai, Selasa (03/01/2026).

Sekretaris Desa Tatakalai menjelaskan bahwa pembangunan gedung BPU belum sepenuhnya rampung dan masih terdapat sejumlah kekurangan. “Pembangunan gedung BPU belum selesai, masih banyak yang kurang. Padahal anggarannya kurang lebih Rp500 juta dan sudah cair 100 persen,” ujarnya.

BACA JUGA:  Ketua BPD Bongganan Buka Musdes Pembentukan Tim Penyusunan RKPDES dan Perencanaan Desa Tahun 2026

Selain gedung BPU, pembangunan Gedung Perpustakaan Desa Tatakalai juga belum tuntas. Menurut Sekretaris Desa, pembangunan gedung perpustakaan dilakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama pekerjaannya akhir tahun 2024, pagu anggaran yang dialokasikan sebesar Rp.314.000.000, namun pekerjaan baru sebatas penutupan atap bangunan.

“Untuk pekerjaan plesteran, pemasangan plafon, dan pemasangan keramik direncanakan pada tahap kedua. Sebenarnya tahun ini sudah harus dilanjutkan, tetapi karena keterbatasan anggaran, pembangunan lanjutan gedung perpustakaan terpaksa ditunda,” jelasnya.

BACA JUGA:  PJ Kades Bobu Klarifikasi Soal Kantor Desa Tertutup Pagi Hari: "Perangkat Desa Sedang Survei Lapangan"

Tak hanya itu, Sekretaris Desa Tatakalai juga mengungkapkan adanya pembangunan bak air desa yang dilaksanakan pada tahun 2021 dengan pagu anggaran sekitar kurang lebih Rp.200 juta. Hingga kini, bak air tersebut belum dapat difungsikan, meskipun secara administratif pekerjaan telah dinyatakan selesai.

Kondisi ini menyebabkan sejumlah fasilitas desa belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, meskipun dana pembangunan telah digelontorkan sejak beberapa tahun lalu. Warga berharap pemerintah terkait dapat segera melakukan evaluasi dan penyelesaian agar fasilitas tersebut dapat digunakan sesuai peruntukannya.(*/Ar)

BACA JUGA:  Musdes Perubahan RPJMDes Desa Bongganan Tahun 2025 Digelar, Warga Diajak Aktif Dalam Perencanaan Pembangunan
banner 728x250