Kenalkan Budaya Sadar Bencana Sejak Dini, TK Islam MHQ Kunjungi Kantor BPBD Banggai Kepulauan

Oplus_131072

BangkepNews.com.BANGKEP – Budaya sadar bencana perlu ditanamkan sejak usia dini. Hal itu yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melalui kegiatan edukasi kebencanaan kepada anak-anak TK Islam MHQ Salakan, Jumat (11/9).

Puluhan anak mengikuti kegiatan kunjungan belajar ke Kantor BPBD Kabupaten Banggai Kepulauan. Mengusung tema “Pengetahuan tentang Bencana dan Cara Evakuasi”, kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan sekaligus meningkatkan kepedulian anak terhadap kebencanaan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banggai Kepulauan, Ir. Asrin, ST., M.Si, memimpin langsung kegiatan pengenalan dan edukasi kebencanaan tersebut. Ia didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bangkep,Muhammad Rifai, bersama Staf BPBD.

Dalam kegiatan itu, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai pengetahuan dasar mengenai bencana. Mulai dari upaya pencegahan hingga tindakan awal yang harus dilakukan ketika bencana terjadi.

Materi disampaikan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Pendekatan tersebut disesuaikan dengan usia anak agar pesan tentang keselamatan dapat diterima dengan mudah.

Tidak hanya teori, edukasi juga dikemas secara interaktif melalui media visual, simulasi sederhana, serta metode bermain sambil belajar. Anak-anak diajak mengenali langkah-langkah penyelamatan diri ketika menghadapi situasi darurat.

Melalui kegiatan tersebut, BPBD Banggai Kepulauan ingin membentuk karakter anak yang tanggap terhadap bencana. Anak-anak diharapkan mampu memahami tindakan dasar penyelamatan diri, tidak mudah panik, serta mengetahui apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi.

Kepala Pelaksana BPBD Bangkep, Ir. Asrin, menegaskan bahwa edukasi kebencanaan tidak cukup hanya diberikan kepada masyarakat dewasa. Pengetahuan tersebut perlu diperkenalkan sejak anak-anak agar budaya sadar bencana dapat tumbuh secara berkelanjutan.

“Pengenalan kebencanaan sejak usia dini merupakan langkah penting untuk membentuk generasi yang tanggap dan siap menghadapi bencana,” ujar Asrin dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman dan tangguh terhadap bencana. Karena itu, kolaborasi antara BPBD dan lembaga pendidikan, khususnya PAUD dan TK, perlu terus diperkuat.

Edukasi kebencanaan di usia dini juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan kunjungan. Pengetahuan yang diperoleh anak dapat diterapkan dan diteruskan melalui lingkungan sekolah maupun keluarga.

Kegiatan kunjungan TK Islam MHQ Salakan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen BPBD Banggai Kepulauan dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dari lingkungan paling dasar.

Dengan mengenalkan bencana sejak dini, anak-anak tidak hanya belajar mengenali ancaman. Tetapi juga belajar bagaimana bersikap tenang, melakukan tindakan awal, dan menyelamatkan diri dengan benar ketika bencana terjadi.

Upaya tersebut diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun budaya sadar bencana di Kabupaten Banggai Kepulauan, dimulai dari generasi paling muda.(*/Ar)

Sumber: BPBD Bangkep

banner 728x250