Bupati Bangkep Tanggapi Pernyataan Aleg DPRD: “Semua Harus Berpikir Keras, Jangan Belanjanya yang Kencang”

Avatar

BangkepNews.com. BANGKEP — Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady.ST.MT memberikan tanggapan tegas menanggapi pernyataan anggota legislatif (Aleg) DPRD Bangkep, Moh. Ikbal Laiti. Dalam pernyataannya, bupati menekankan pentingnya sikap bijak dalam pengelolaan keuangan di lingkup pemerintahan Daerah Banggai Kepulauan.

“Semua harus berpikir keras, jangan belanjanya yang kencang,” ucap  bupati menjawab pernyataan Aleg dari partai Gerindra.

Pernyataan bupati ini mengandung pesan mendalam agar seluruh elemen pemerintah daerah lebih memprioritaskan pengeluaran yang bersifat produktif dan bermanfaat jangka panjang. Bupati menegaskan bahwa di tengah keterbatasan anggaran dan tantangan pembangunan, dibutuhkan pemikiran yang lebih strategis dan inovatif, bukan sekadar meningkatkan belanja yang tidak efektif.

BACA JUGA:  Launching Gerakan Masyarakat Menanam Nilam (GERAK MALAM) Digelar di Desa Bangunemo

“Kita harus fokus pada kebutuhan yang mendesak dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. Jangan hanya tergoda dengan pengeluaran besar yang belum tentu menghasilkan manfaat nyata,” tambahnya.

Pernyataan bupati ini juga bisa dimaknai sebagai dorongan moral agar semua pihak lebih kreatif dalam mencari solusi atas berbagai persoalan daerah. “Berpikir keras” di sini bukan hanya sekadar bertahan, tetapi juga bagaimana menemukan cara baru yang lebih efisien dan berkelanjutan untuk membangun Banggai Kepulauan ke arah yang lebih baik.

BACA JUGA:  Potensi Kelapa Banggai Kepulauan Menjanjikan, Kerjasama dengan Zhejiang FreeNow Food Co., Ltd. Dorong Pengembangan

Sikap ini sejalan dengan semangat transparansi dan akuntabilitas yang diharapkan dari pemerintah daerah, di mana setiap rupiah yang dikeluarkan harus memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Dengan pesan yang disampaikan bupati, diharapkan semua pihak mampu bersinergi membangun daerah secara lebih efektif, tanpa terjebak dalam pola belanja yang boros dan kurang produktif.(Ar)

BACA JUGA:  APBD Banggai Kepulauan Tergerus Efisiensi, Infrastruktur 2026 Terancam Minim
banner 728x250