BangkepNews.com.BANGKEP – Wakil Bupati Serfi Kambey secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi, Monitoring, dan Evaluasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Komunitas Desa se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung dengan melibatkan pemerintah daerah dan pemerintah desa tersebut dihadiri Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Luwuk beserta jajaran, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Banggai Kepulauan, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), para kepala perangkat daerah, serta kepala desa se-Kabupaten Banggai Kepulauan.
Dalam sambutannya, Serfi Kambey menegaskan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja, khususnya masyarakat yang bekerja di sektor informal.
Menurutnya, perlindungan tersebut sangat penting mengingat berbagai risiko pekerjaan dapat terjadi kapan saja dan berdampak langsung terhadap keberlangsungan ekonomi keluarga.
“Program BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk perlindungan dan investasi sosial bagi masa depan keluarga,” ujar Serfi.
Ia menjelaskan, sebagian besar masyarakat Banggai Kepulauan menggantungkan hidup pada sektor informal, seperti petani, nelayan, pelaku usaha mikro, dan pekerja mandiri. Kelompok pekerja tersebut memiliki peran besar dalam menggerakkan perekonomian daerah sehingga perlu memperoleh perlindungan yang layak melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Karena itu, Wakil Bupati berharap kegiatan sosialisasi dapat meningkatkan pemahaman masyarakat desa mengenai manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja, kematian, maupun berbagai risiko lain yang dapat memengaruhi kesejahteraan keluarga.
Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan tersebut juga menjadi forum monitoring dan evaluasi untuk mengukur sejauh mana pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan di tingkat desa.
Melalui forum tersebut, pemerintah daerah bersama BPJS Ketenagakerjaan dan pemerintah desa diharapkan dapat mengidentifikasi berbagai capaian, kendala, serta langkah strategis yang perlu dilakukan guna meningkatkan cakupan kepesertaan di seluruh wilayah Banggai Kepulauan.
“Monitoring dan evaluasi ini menjadi momentum untuk melihat perkembangan program di desa-desa sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan yang masih dihadapi,” kata Serfi.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus mendukung perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan perlindungan sosial yang merata.
Serfi juga mengajak seluruh pihak untuk menumbuhkan semangat kepedulian terhadap sesama melalui dukungan terhadap program perlindungan sosial. Ia menilai upaya memastikan masyarakat pekerja memperoleh jaminan sosial yang layak merupakan wujud nyata tanggung jawab bersama dalam membangun kesejahteraan masyarakat.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap hasil sosialisasi, monitoring, dan evaluasi dapat melahirkan langkah-langkah konkret yang semakin memperluas perlindungan bagi masyarakat pekerja di Banggai Kepulauan.
Pemerintah daerah berharap program tersebut mampu menghadirkan rasa aman bagi para pekerja dan keluarganya serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.(*/Ar)













