Pemkab Banggai Kepulauan Gandeng ITS Percepat Transformasi Digital

Avatar
Oplus_131072

BangkepNews.com.BANGKEP — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) guna mempercepat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di ruang pertemuan ITS, Rabu (29/4/2026).

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady. Dalam kesempatan itu, Rusli menegaskan bahwa digitalisasi kini menjadi kebutuhan mendesak bagi pemerintahan modern.

“Transformasi digital adalah keharusan. Masyarakat menuntut layanan yang cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Rusli.

Kerja sama ini difokuskan pada penyusunan dokumen arsitektur dan peta rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dokumen tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam membangun sistem pemerintahan yang terintegrasi, efisien, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurut Rusli, pengembangan teknologi informasi di lingkungan perangkat daerah selama ini masih berjalan secara parsial dan belum terintegrasi. Melalui kolaborasi dengan ITS, pemerintah daerah berupaya memastikan adanya keselarasan kebijakan serta integrasi sistem guna menghindari tumpang tindih aplikasi maupun pemborosan anggaran.

Ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam investasi teknologi informasi. Dengan peta rencana yang matang, belanja daerah di sektor digital diharapkan lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dari pihak ITS, kerja sama ini melibatkan sejumlah akademisi, antara lain Agus Muhamad Hatta, Beny Cahyono, dan Tony Dwi Susanto. Kehadiran mereka dinilai strategis dalam membantu pemerintah daerah memetakan kebutuhan serta tantangan pengembangan SPBE, khususnya di wilayah kepulauan dengan karakteristik infrastruktur digital yang beragam.

Sementara itu, dari pihak Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rahmad Labou, serta Kepala Bidang Aplikasi Informasi, Persandian, dan Statistik, Dani Mania.

Rusli menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendukung penuh penyusunan dokumen tersebut dengan menyediakan data yang akurat dan berkolaborasi aktif bersama tim ITS.

Ia menegaskan, dokumen SPBE tidak boleh sekadar menjadi arsip, melainkan harus menjadi pedoman utama dalam pembangunan digital daerah.

“Dokumen ini harus menjadi acuan bersama, bukan hanya tersimpan di lemari, tetapi benar-benar diimplementasikan,” kata Rusli.

Melalui sinergi ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap dapat mengambil langkah awal menuju daerah yang cerdas, inovatif, dan kompetitif di era digital.(*/Ar)

banner 728x250