Penilaian Lomba Desa Tingkat Provinsi, Desa Saiyong Mewakili Kab.Bangkep , Wabup Banggai Kepulauan Optimistis Raih Hasil Terbaik

Avatar

BangkepNews.com.BANGKEP – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyatakan optimisme bahwa Desa Saiyong, Kecamatan Tinangkung, mampu meraih prestasi terbaik dalam Penilaian Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Optimisme tersebut disampaikan melalui sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang dibacakan Wakil Bupati Serfi Kambey saat menerima kunjungan Tim Penilai Provinsi di Desa Saiyong, Kamis (11/6/2026).

Dalam sambutannya, Serfi Kambey menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Desa Saiyong yang telah menunjukkan semangat gotong royong, inovasi, dan partisipasi aktif dalam pembangunan desa sehingga terpilih mewakili Kabupaten Banggai Kepulauan pada ajang tingkat provinsi.

“Desa Saiyong terpilih bukan karena penunjukan sepihak, melainkan karena prestasi, inovasi, dan kegotongroyongan nyata yang telah ditunjukkan oleh pemerintah desa dan seluruh masyarakat,” ujar Serfi saat membacakan sambutan Bupati.

Ia menegaskan bahwa lomba desa bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi sarana evaluasi untuk mengukur keberhasilan tata kelola pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, penetapan Desa Saiyong sebagai wakil Kabupaten Banggai Kepulauan didasarkan pada hasil penilaian tingkat kabupaten yang tertuang dalam Keputusan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 1.3.3.2/228 Tahun 2026 tentang Penetapan Pemenang Lomba Desa Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan.

Pemerintah daerah menilai keberhasilan Desa Saiyong tidak lepas dari dukungan seluruh komponen masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan kewilayahan, dan kegiatan kemasyarakatan. Hal tersebut terlihat dari tingginya partisipasi warga dalam mempersiapkan desa menghadapi penilaian tingkat provinsi.

Pada kesempatan tersebut, Serfi juga menyoroti tema Lomba Desa Tahun 2026, yakni “Transformasi Desa dan Kelurahan sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas.” Tema tersebut menekankan pentingnya peran desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional melalui transformasi tata kelola, penguatan ketahanan pangan, ketahanan sosial budaya, serta pengembangan ekonomi masyarakat.

“Desa dan kelurahan tidak lagi diposisikan sebagai objek pembangunan, tetapi menjadi subjek yang berdaulat melalui inovasi, digitalisasi pelayanan publik, dan optimalisasi anggaran untuk pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ketahanan nasional berawal dari wilayah terkecil, yakni desa. Karena itu, penguatan ketahanan pangan, pelestarian nilai gotong royong, perlindungan terhadap kelompok rentan, serta pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan UMKM menjadi aspek penting dalam pembangunan desa yang berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga menyatakan terbuka terhadap berbagai masukan, saran, dan evaluasi dari tim penilai provinsi. Namun demikian, pemerintah berharap potensi dan capaian yang telah diraih Desa Saiyong dapat menjadi nilai tambah dalam proses penilaian.

“Kami berharap penilaian dilakukan secara objektif. Besar harapan kami segala jerih payah dan potensi riil yang ada di Desa Saiyong dapat memberikan impresi terbaik sehingga layak menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Serfi.

Mengakhiri sambutan, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum lomba desa sebagai sarana evaluasi untuk terus berbenah, berinovasi, dan meningkatkan daya saing desa demi terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Kegiatan penilaian tersebut turut dihadiri unsur pemerintah provinsi, tim penilai lomba desa, jajaran Forkopimda, DPRD Banggai Kepulauan, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, TP-PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Saiyong. Pemerintah daerah berharap hasil penilaian ini dapat mengantarkan Desa Saiyong melangkah ke tingkat yang lebih tinggi dan membawa nama baik Kabupaten Banggai Kepulauan di tingkat provinsi.(*/Ar)

banner 728x250