BangkepNews.com.BANGKEP— Kepolisian Resor Banggai Kepulauan menggelar apel gelar pasukan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut. Apel berlangsung di Lapangan Mako Polres Banggai Kepulauan, Senin, 24 Agustus 2026.
Apel dimulai pukul 08.00 WITA dan dipimpin Wakapolres Banggai Kepulauan Komisaris Polisi Abidin, S.H., yang mewakili Kapolres. Kepala Satuan Samapta Polres Banggai Kepulauan Inspektur Polisi Satu Dicky RA. Laempah, S.H., bertindak sebagai perwira apel. Sementara Inspektur Polisi Dua Rahim Rail menjadi komandan apel.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan instansi terkait turut hadir. Mereka antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Muhammad Ariz Susanto, Perwira Penghubung Kodim 1308/LB Mayor Infanteri Burhanuddin, Kepala Pelaksana BPBD Banggai Kepulauan Asrin T., Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Syaiful Ali, perwakilan Satpol PP, serta pejabat utama Polres Banggai Kepulauan.
Personel yang mengikuti apel berasal dari berbagai instansi. Mereka dibagi dalam dua pleton. Pleton pertama terdiri atas personel Koramil 1308/10 Salakan, Satsamapta, Satpolairud, Satlantas, dan staf gabungan Polres Banggai Kepulauan. Pleton kedua berisi personel Satreskrim, Satintelkam, Satpol PP, BPBD, dan tim pemadam kebakaran.
Dalam apel tersebut, pimpinan bersama unsur Forkopimda memeriksa kesiapan personel dan peralatan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan setiap unsur siap merespons potensi titik api serta melakukan penanganan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Kepala Satuan Samapta Polres Banggai Kepulauan, Inspektur Polisi Satu Dicky RA. Laempah, mengatakan penanggulangan karhutla membutuhkan kerja sama lintas sektor. Menurut dia, kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi.
“Penanganan kebakaran hutan dan lahan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi aktif dari seluruh elemen,” ujar Dicky seusai apel.
Selain memastikan kesiapan personel dan peralatan, aparat bersama pemerintah daerah mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Praktik tersebut dinilai berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.
Apel gelar pasukan berakhir sekitar pukul 08.45 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Pemerintah daerah dan aparat keamanan menyatakan kesiapan untuk menghadapi potensi karhutla di Kabupaten Banggai Kepulauan.(*/Ar)
Sumber: Humas Polres Bangkep













