BangkepNews.com.BANGKEP – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan meluncurkan Program Berkah Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan, Kamis (24/07/2025), bertempat di Pasar Desa Liang, Kecamatan Liang.
Peluncuran ini dihadiri secara virtual oleh Wakil Bupati, Pj. Sekda, Ketua TP-PKK, Kepala BPJS Cabang Luwuk, Kemenag, unsur Forkopimcam, DPRD, dan masyarakat dari beberapa desa secara daring.
Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, menyatakan program ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan perlindungan sosial bagi masyarakat rentan, pengabdi rumah ibadah, petani, dan nelayan yang memiliki risiko kerja tinggi.
“Melalui kerja sama strategis ini, mereka akan mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat,” tegas Bupati Rusli.
Ia menekankan bahwa program akan dimulai dari Kecamatan Liang dan diperluas ke seluruh kecamatan di Banggai Kepulauan, serta meminta camat dan kepala desa mendukung pendataan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Luwuk, Asrul Arif, menjelaskan program ini menjamin biaya pengobatan dan perawatan akibat kecelakaan kerja, santunan pengganti penghasilan bagi pekerja yang dirawat, hingga beasiswa bagi dua anak jika peserta meninggal dunia.
“Kami juga menanggung biaya transportasi jika harus dirujuk keluar daerah, santunan cacat, dan beasiswa hingga Rp174 juta jika peserta meninggal akibat kecelakaan kerja,” jelas Asrul.
Asrul menambahkan, sepanjang 2024 BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan santunan sekitar Rp630 juta bagi ahli waris peserta yang meninggal di Bangkep.
Program Berkah Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan ini diharapkan dapat memperkuat perlindungan pekerja informal, khususnya para marbot, petani, dan nelayan, serta memastikan keberlanjutan ekonomi keluarga saat terjadi risiko kerja.(*/Ar)













