KPU Butuh Anggaran Rp 8 Triliun Tahun Ini untuk Mulai Tahapan Pemilu 2024

Avatar

Anggota KPU RI Yulianto Sudrajat ketika ditemui di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (26/4/2022)

Sabtu 07/05/22

JAKARTA-BangkepNews.com – Komisi Pemilihan Umum RI (KPU RI) membutuhkan pencairan anggaran Rp 8 triliun, dari total anggaran Rp 76,6 triliun, di tahun 2022.

Dikutip dari Kompas.com. Anggota KPU RI Yulianto Sudrajat menjelaskan, anggaran tersebut diperlukan untuk memulai tahapan Pemilu 2024 yang akan dimulai tahun ini, yakni pendaftaran partai politik (parpol) yang akan dilakukan pada Agustus, hingga verifikasi parpol, dan pembentukan badan ad-hoc.

BACA JUGA:  NasDem Perkuat Mesin Partai Untuk Menangkan Pemilu 2024 di Bangkep

“Tahun anggaran 2022, dari Rp 76,6 triliun, nah ini Rp 8 triliun yang cair tahun ini,” ujar Yulianto di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (26/4/2022).

Untuk itu, pihaknya berharap DPR dan pemerintah bisa segera melakukan pembahasan peraturan KPU (PKPU) mengenai tahapan, jadwal, dan program.

Pasalnya, PKPU tersebutlah yang menjadi dasar untuk penetapan anggaran Pemilu 2024 mendatang.

“Yang penting tahapannya selesai dulu, itu sebagai basis anggaran keluar. Urutannya kan begitu. Tidak anggaran dulu. Tahapan ini nanti diputuskan KPU, diketok, baru kita bicara anggaran, tapi kita sudah siapkan semua,” ujar Yulianto.

BACA JUGA:  Waktu Kian Sempit, Berbagai Tanggapan Para Tokoh Pemuda Banggai Kepulauan, Siapa PJ Bupati Bangkep

Ia pun mengatakan, hingga saat ini internal KPU masih melakukan perhitungan terkait kemungkinan efisiensi anggaran.

Beberapa efisiensi yang diperkirakan mungkin dilakukan yakni terkait anggaran perbaikan gedung hingga pembelian beberapa tanah kabupaten/kota dan provinsi yang sebenarnya telah dialokasikan.

“Itu terus kita hitung, tapi kita cermat ya. Dari Rp 76,6 triliun ini mudah-mudahan segera ketemu angka besaran yang kita ajukan lagi kepada DPR,” jelas Yulianto.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sempat meminta agar penyusunan anggaran Pemilu 2024 dilakukan secara efektif dan efisien.(*)

BACA JUGA:  Pengadaan 7 Sepeda Listrik Pada DPRD Banggai Kepulauan Menuai Kontroversi
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *